Minggu, 25 Oktober 2009

Awas Bahaya "HIKIKOMORI"
mengancam generasi" muda

Apa sih "HIKIKOMORI" itu?

Akhir" ini hikikomori muncul sebagai suatu dilema besar yang terdapat dalam masyarakat terutama Jepang. Istilah Hikikomori sendiri dapat diterjemahkan secara gamblang sebagai 'kemunduran dari kehidupan sosial' . Banyak dari kalangan remaja yang akhir" ini yang kian mundur dari kehidupan sosial dan menghilang dari masyarakat umum.Mereka memilih mengunci diri di kamar kos atau rumahnya, dan tidak mau bergaul dengan dunia luar. Kebanyakan dari mereka tidur sepanjang hari, dan terjaga sepanjang malam bermain video game, menonton tv, atau terlibat dalam kegiatan online di internet.

Kegiatan mereka ini dapat berlangsung hingga berbulan-bulan lamanya bajkan hingga tahunan. Sebagian dari mereka memiliki handphone atau komputer, namun sebagian besar bahkan tidak memiliki teman sama sekali. Tidak dapat dipastikan berapa jumlahnya, namun menurut perkiraan, sekitar 1juta remaja memiliki kecenderungan ini.

Why "HIKIKOMORI"
Fenomena hikikomori disebabkan di Jepang disebabkan oleh perkembangan ekonomi Jepang yangn luar biasa pesat pada akhir abad ke 20, dan kemajuan teknologi serta industri.

Kesibukan orang tua yang meningkat, dan kurangnya perhatian terhadap anak-anak, serta anak-anak muda yang dengan mudah meng akses berbagai gadget teknologi, misalnya komputer, handphone, software, dll

Analysis on HIKIKOMORI
Para ahli sosiologi dan antropologi menyatakan bahwa kondisi ini mungkin disebabkan oleh perubahan kultur sosial yang begitu drastis dan berlangsung selang waktu yang cukup pendek (2sampai 3 generasi semenjak revolusi jepang). Hal ini minor kepada kejiwaan orang Jepang sendiri yang tergolong pekerja keras dan individualistis, serta mendewakan industri dan teknologi baru yang muncul.

Dampaknya, generasi , muda juga terpengaruh oleh tabiat mendewakan teknologi dan kemajuan industri, misal Playstation2, DVD anime dan film, teknologi game online, yang menawarkan berbagai kemudahan bermain, berhubungan dan berinteraksi, yang semakin membuat setiap orang hanya berdian di rumah dan semakin individualistis, tidak peduli terhadap masyarakat dalam kehidupan nyata mereka

Signs of HIKIKOMORI
Dilihat dari sudut pandang si penderita hikikomori itu sendiri, mereka merasa sungguh tersiksa bila harus berhubungan dengan orang lain, dan masyarakat luas. Mereka lebih senang berada sendirian, hidup sendirian, dan melakukan segala sesuatu sendirian. Mereka tidak ingin terikat peraturan, namun mereka tidak punya kecenderungan untuk bertindak kriminal(walau terkadang juga hikikomori bertindak kriminal oleh karena suatu sebab)
Penderita hikikomori juga sangat sulit diberi pengarahan, sebab mereka tidak mudah percaya kepada orang lain, bahkan relasi terdekat mereka sekalipun(misal orang tua dan kerabat dekat).

contoh penderita (Halah...mau kaya gini?ntar dibilang apa coba?)


















Salah satu manga yang berkaitan dengan hikikomori


























Sumber Majalah ADVANCE VOL 7/2005 (Sedikit ditambahkan dan di ubah)